Apa Itu Cookies Pada Web Browser

Apa Itu Cookies

Baru-baru ini sempat terdengar kabar tentang pelacakan cookies dan undang-undang di Uni Eropa yang memaksa situs web untuk menjelaskan penggunaan cookies mereka kepada pengunjung mereka. Jika kalian bertanya-tanya tentang apa itu cookies pada web browser? Berikut ini penjelasan mengenai cookies.

Baca Juga: 7 Jenis Browser Cookies Yang Harus Kalian Ketahui?

Apa Itu Cookies Browser

Cookies adalah potongan kecil informasi yang disimpan situs web di komputer kalian. Cookies hanya mengandung bit teks, bukan yang lain. Teks dapat berupa ID pengguna, ID sesi, atau teks lainnya. Misalnya, halaman web dapat dikonfigurasi, halaman web dapat memiliki tautan sembunyikan yang menyembunyikan elemen tertentu pada halaman.

Halaman ini yang sedang kalian baca dapat menyimpan pengaturan ini di komputer kalian dengan cookies. Saat kalian memuat halaman lagi, halaman dapat memeriksa cookies dan secara otomatis menyembunyikan elemen. Jika kalian menghapus cookies, kalian akan keluar dari semua situs web dan situs web tidak akan mengingat pengaturan apa pun yang telah kalian ubah. Cookies juga sangat umum, kalian mungkin memiliki ratusan atau bahkan ribuan yang tersimpan di browser kalian saat ini.

Sejarah Cookies Browser

Cookies dikembangkan untuk pertama kalinya pada tahun 1994 oleh Lou Montulli, seorang karyawan Netscape Communications. Bersama dengan John Giannandrea, Lou mengembangkan cookies sebagai solusi untuk membuat shopping carts e-commerce menjadi mungkin. Aplikasi cookies dunia nyata yang sebenarnya di web adalah untuk menentukan apakah pengunjung situs web Netscape sudah ada sebelumnya.

Awalnya cookies diterima secara default oleh semua browser yang didukung dan sangat sedikit pengguna akhir yang memiliki gagasan tentang keberadaan atau penggunaannya. Itu semua berubah pada bulan Februari 1996 ketika Financial Times menerbitkan bagian yang merinci keberadaan, tujuan, dan penggunaannya. Yang terjadi selanjutnya adalah pengawasan ketat media selama beberapa tahun ke depan karena risiko privasi yang melekat pada pelacakan pengunjung.

Internet Engineering Task Force (IETF) diberi tugas untuk membuat spesifikasi cookies resmi yang sesuai dengan keprihatinan yang diungkapkan oleh media. Yang menjadi perhatian khusus adalah resiko yang terkait dengan mengizinkan cookies pihak ketiga. Ini lebih dikenal sebagai cookies pelacakan. IETF berusaha untuk meminta agar cookies pihak ketiga dilarang secara eksplisit atau hanya diizinkan setelah pengguna secara eksplisit memilih untuk ikut serta.

Namun, pengembang browser terkemuka pada waktu itu, Netscape dan Microsoft, mengabaikan rekomendasi IETF dan mengikuti keinginan pengiklan online untuk mengizinkan cookies pelacakan pihak ketiga. Spesifikasi cookies saat ini mengakui penggunaan cookies pihak ketiga dan risiko yang melekat pada penggunaannya, tetapi akhirnya menempatkan tanggung jawab untuk menangani kembali risiko ini pada pengembang browser:

Dokumen ini memberikan agen pengguna (browser) garis lintang luas untuk bereksperimen dengan kebijakan cookies pihak ketiga yang menyeimbangkan kebutuhan privasi dan kompatibilitas pengguna mereka.

Cara Kerja Cookies Browser

Browser web kalian menyimpan dan mengelola cookies. Kalian dapat menemukan daftar situs web yang menyimpan cookies dan melihat cookies itu sendiri,  walaupun biasanya tidak menarik untuk melihat konten cookies, di pengaturan browser kalian. Jika kalian menggunakan beberapa browser web di komputer kalian, setiap browser memiliki cookies sendiri. Situs web hanya diperbolehkan untuk melihat cookies mereka sendiri, misalnya, ketika kalian mengunjungi situs website Monitor Teknologi, Admin tidak bisa memeriksa cookies dari situs web lain. Hal ini untuk mencegah situs web jahat mengintip dan mencuri sesi login kalian.

Kelebihan Cookies

  1. Membantu website untuk “mengingat” siapa kita dan mengatur preferences yang sesuai. Sehingga apabila user kembali mengunjungi website tersebut akan langsung dikenali.
  2. Cookies menghilangkan kebutuhan untuk me-register ulang di website yang kalian kunjungi dan saat mengakses kembali website tersebut.
  3. Cookies dapat berguna terutama pada situs yang memerlukan registrasi, sehingga setiap kali kita login di situs tersebut, cookies akan membuat login user secara otomatis tanpa harus memasukkan username dan password lagi.
  4. Menempati sedikit memori, tidak memerlukan sumber daya server dan disimpan di komputer pengguna sehingga tidak ada beban tambahan pada server.
  5. Kita dapat mengkonfigurasi cookies berakhir ketika sesi browser ujung (session cookies) atau mereka bisa eksis untuk jangka waktu tertentu di komputer client (persistent cookies).
  6. Cookies bertahan jangka waktu lebih lama daripada Sesi Negara.

Kekurangan Cookies

  1. Cookies tidak aman seperti yang disimpan dalam bentuk teks, karena dapat menimbulkan resiko keamanan yang memungkinkan sebagian orang dapat membuka dan merubah pengaturan cookiesnya
  2. Cookies tidak akan bekerja jika tingkat keamanan di atur ke tinggi dalam browser.
  3.  Pengguna dapat menghapus cookie.
  4. Browser pengguna dapat menolak cookies, sehingga kode anda harus mengantisipasi kemungkinan tersebut.
  5. Jenis Complex data tidak diperbolehkan (misalnya dataset,dll.). Hal ini memungkinkan hanya teks biasa (Cookies yaitu memungkinkan hanya konten String).
  6. Memperlambat kinerja web server dalam memuat website. Hal ini dikarenakan adanya tambahan script javascript dan link yang mengarah ke luar website tersebut. Otomatis akan memperlama proses pemuatan website.

Kesimpulan

Jadi apa itu cookies pada web browser? Cookies adalah potongan kecil data yang disimpan sebagai file teks pada browser. Situs web menggunakan bit kecil data tersebut untuk melacak pengguna dan mengaktifkan fitur khusus pengguna.


Sekian artikel Apa Itu Cookies Pada Web Browser. Nantikan artikel menarik lainnya dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian. Terimakasih…

Related posts

7 Manfaat IoT Untuk Mengoptimalkan Kinerja Bisnis

Panduan Studi Sertifikasi Marks4sure CompTIA Network+ N10-008

Cara Cepat Kuasai Salesforce Dumps Integration-Architect (WI23) Dengan Saran Pakar!